Jumat, 05 Oktober 2018

Permasalahan Sosial Prilaku Konsumtif


Latar Belakang
Kemajuan sosial ekonomi yang begitu pesat, ditambah masuknya kebudayaan pop yang notabene didominasi kebudayaan barat. Kebudayaan pop (pop culture) ditandai dengan indutrialisasi barang-barang budaya saperti makanan, pakaian dan kesenian, tapi lebih dari itu, kebudayaan jenis ini membawa masyarakat pada fenomena globalisasi. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang maju dan berkembang pesat khususnya di kota-kota besar, telah terjadi perubahan diberbagai sektor, termasuk dibidang industri dan produksi serta pada kegiatan eceran di Indonesia yang telah berkembang menjadi usaha yang berskala besar. Perkembangan bisnis yang pesat ini tidak lepas dari faktor meningkatnya jumlah penduduk Indonesia dan juga meningkatkan jumlah pendapatan perkapita penduduk Indonesia yang menyebabkan taraf hidup masyarakat Indonesia semakin meningkat. Hal ini membawa dampak kepada pola perilaku belanja seseorang, dimana semakin meningkatnya taraf hidup seseorang maka tuntutan akan tempat berbelanja yang nyaman dan dapat menyediakan segala kebutuhan konsumen dalam satu lokasi semakin dibutuhkan.
Pembangunan ekonomi negeri kita yang telah berlangsung selama tigapuluh tahun terakhir ini, ternyata telah melahirkan suatu kelompok sosial yang konsumtif. Pada dasarnya, sistem ekonomi pada masyarakat modern berbeda dengan pada masyarakat tradisional. Pada dasrnya masyarakat modern yang hidup dengan sistem ekonomi pasar, gejala ekonomi tampil sebagai suatu institusi sosial yang berdiri sendiri, karena pasar memiliki potensi sistemik untuk mengatur kondisi dirinya sendiri. Sebaliknya pada masyarakat tradisional sistem ekonomi terjalin menyatu dengan institusi sosial lainnya, dengan sistem kekerabatan dengan sitem religi, dengan sistem politik lokal dan lainnya.

Tujuan Penulisan
1.      Mengetahui Apa Saja Pengertian Perilaku Konsumtif
2.      Mengetahui Apa Saja Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumtif
3.      Mengetahui Apa Saja Faktor Penunjang Terjadinya Prilaku Konsumtif
4.      Mengetahui Apa Saja Jenis-Jenis Perilaku Konsumtif
5.      Mengetahui Apa Saja Karakteristik Perilaku Konsumtif
6.      Mengetahui Apa Saja Dampak Positif Dan Negatif Dari Perilaku Konsumtif

Bahasan/Isi Penulisan
1   Perilaku konsumtif merupakan kecenderungan manusia untuk melakukan konsumsi tiada batas menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia.
James F. Engel mengemukakan bahwa perilaku konsumtif dapat didefinisikan sebagai tindakan-tindakan individu yang secara langsung terlibat dalam usaha memperoleh dan menggunakan barang-barang jasa ekonomis termasuk proses pengambilan keputusan yang mendahului dan menentukan tindakan-tindakan tersebut.
Suprana mengatakan bahwa perilaku konsumtif adalah sebagai kecenderungan seseorang yang berperilaku secara berlebihan dalam membeli sesuatu atau membeli secara tidak terencana.

Faktor yang mempengaruhi dari Prilaku Konsumtif
Faktor Internal, yaitu:
  1. Motivasi.
  2. Pengamatan & Belajar.
  3. Kepribadian dann Konsep diri.
Faktor Ektesrnal, yaitu:
  1. Kebudayaan.
  2. Kelas sosial.
  3. Kelompok sosial.
  4. keluarga.
Faktor penunjang terjadinya Prilaku Konsumtif
  1. Naiknya pendapatan.
  2. Iklan.
  3. Westernisasi
Jenis Prilaku Konnsumtif
  1. Implusive Buying.
  2. Non Rational Buying.
  3. Wasteful Buying.
Krakteristik Prilaku Konsumtif, yaitu:
  1. Pola konnsumsi yang bersifat foya-foya.
  2. Keingginan untuk membeli barang yang tidak dibutuhkan.
  3. Kesenengnan individu membeli barang yang tidak sesuai dengan nilai dan manfaatnya.
  4. Boros.
  5. Tidak dapat menunda kepuasan.
  6. Selalu tidak puas jika belum mimiliki barang yang diingginkan.
  7. Materialistik.
Dampak dari Prilaku Konsumtif
Dampak Positif 
  1. Membuka dan mennambah lapangan pekerjaan.
  2. Meninngkatkan motivasi konsumen untuk mennambah jumlah penghasilan
  3. Menciptakan pasar bagi produsen.
Dampak Negatif
  1. Pola hidup yang boros dan akan menimbulkan kecemburuan sosial.
  2. Mengurangi kesempatan untuk menabung.
  3. Cenderung tidak memikirkan kebutuhan yang akan datang.
 
Kesimpulan
Jadi prilaku konsumtif adalah perilaku konnsumen yang bertindak secara emosional tanpa didasarkan perencanaan dan kebutuhan melainkan hanya karna suatu pemuasann pemenuhan keinginan akan suatu produk yagn dianggap menarik. Prilaku konsumtif tidak lagi didasarkan pada pertimbangann yanng rasional dan dikendalikan oleh keinginan untuk memenuhi hasrat kesenanngan duniawi. Kaum wanita cenderung untuk berperilaku konsumtif dibandingakan kaum pria. Perilaku konsumtif menyebabkan seseorang selalu merasa tidak puas, tanpa peduli bagaimana cara mendapatkannya.dan selaitu disisi lain prilaku konsumtif juga dapat memotivasi mereka unuk bekerja keras dan meningkatkan penghasilan mereka.

Saran
Rasa ketidak puasan terhadap apa yang telah di miliki merupakan sala satu peyebab seseorang melakukan prilaku konsumtif oleh karena itu kita harus lah belajar untuk puas dengan apa yang telah kita miliki.


Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar